Karena mas bisa menjawab pertanyaan2 itu

cuma Tuhan yg tau, kenapa setiap kali tika mau curhat, mas jd orang yg jarang kekampus…

cuma Dia juga yang tau, kenapa meskipun mas ud dateng kekampus, pasti lebih banyak nakal2an dan jadinya ga dengerin apa yg ud berminggu-minggu tika mau cuhatin…

meskipun tika ud booking waktu lebih dari 1 minggu sebelumnya..

Padahal tika yakin banget, kalo mas pasti bisa ngasih solusi yang positif.. coz, that’s the way you are… always bring the positive side of life..

jadi kapan mas bisa memberikan waktu untuk menjawab pertanyaan soal, ritual agama yang membaur dengan kebudayaan? Apakah seseorang salah ketika dia jadi lebih tau dari yg lain? Apakah tika bisa menyelasaikan TKA? bagaimana mengatasi fenomena anak2 yg jgnkan membaca buku tebal dan berbahasa Inggris, menonton saja, cukup malas? Apakah tika salah, ketika bilang "tidak" sementara jawaban yg ayah inginkan itu "iya", sementara tika ud berumur 23 tahun?

Karena mas bisa menjawab pertanyaan2 itu dengan baik dan positif, itu yg bikin tika terus menerus datang dan bertanya… Karena mas juga bisa membuat tika terus berfikir tentang banyak hal lagi, disaat kita ketemu dan gantian mas yg bertanya soal beberapa masalah kehidupan yg mas hadapi recently…

Leave a Reply