Archive for December, 2006

Sunday, December 31st, 2006

have so many things in my mind…

have no word to speak…

just wanna cry…

just wanna big hug..

just wanna shoulder.. to cry on..

can you just understand my life..

without me to tell about it…

just wanna go…

run…

coz there are no comfortable space 4 me now..

please….

just give me the big hug…

just give me a shoulder to cry on..

or…

just let me runaway…

menjelang liburan keluarga

Wednesday, December 20th, 2006

tanggal 23-24.. jangan kemana-mana kamu kak…

5liburan keluarga udah jadi kebiasaan… semakin besar… semakin banyak tuntutan untuk terpisah dari keluarga… maka semakin berfungsi liburannya..

keputusan sudah dimbil… tanggal 23-24 ini.. pantai.. gw sendiri masih belum jelas pantai yang mana.. 3ada yg bilang pulau seribu.. ada yg bilang carita…

yah… terserah lah… yg penting ga absen liburan… bikin seneng orang tua…4

ya…. sekarang fungsi liburan jadi wahana menyenangkan orang tua… menyenangkan nanda… adik yg paling kecil…

6_1pulang ke bogor lebih cepat… mungkin kamis ini… atau jumat…memastikan… membawa camera digital… merekam semuanya…

ahh… mau pulang… sudah lelah… mau tidur sebentar.. dipangkuan ayah…mau tidur sambil memeluk punggung nanda… mau nyabutin bulu kaki radit.. bikin brownies sama bunda….semuanya….

tergila-gila sapo tahu

Sunday, December 17th, 2006

this recently, tiba2 gw jadi ngerasa kalo sapo tahu tuh bikin nagih… adiktif!! dan cukup bahaya emang…

trus bgitu liat bikinnya rada shock… mirip ma cap cay yang rasanya flat!! jadi… ngapain slama ini gw malah lebih suka masak atau makan capcay?? well it’s all about taste created by ur tongue and stimulate your mind….

HIDUP SAPO TAHU!!!

BAHAN DASAR SAPO
Bahan
2 sdm minyak untuk menumis
3 siung bawang putih, cincang halus
1 siung bawang Bombay, belah membujur, iris halus
2 sdm saus tiram
1 sdm ang ciu ( arak merah)
500 ml kaldu ayam atau 1 blok kaldu ayam instan dilarutkan dengan
500 ml air
1 sdt minyak wijen
1 sdt bubuk lada
1/4 sdt garam
1 sdt gula pasir
1 sdt tepung kanji, larutkan dengan sedikit air

SAPO SEAFOOD ISTIMEWA
Bahan
1 resep dasar sapo
1 batang tahu Jepang
50 gr tepung terigu
Minyak untuk menggoreng
150 gr udang kupas
150 gr cumi-cumi, potong dan gurat-gurat
10 butir bakso ikan, potong-potong
100 gr wortel, potong serong
150 gr bunga kol, potong kuntumnya
50 gr kapri, buang ujung-ujungnya
1 batang bawang daun, iris serong

Cara
* Potong-potong tahu Jepang, lumuri terigu dan goreng hingga kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
* Panaskan 3 sendok makan minyak bekas menggoreng tahu. Tumis bawang putih dan bawang

Bombay

, hingga harum dan layu. Masukkan udang, bakso ikan, cumi dan wortel. Aduk hingga udang dan cumi berubah warna. Tambahkan saus tiram, angciu, minyak wijen dan kaldu. Masak hingga bahan hampir matang.
* Masukkan bunga kol, kapri dan daun bawang. Masak sambil diaduk  hingga layu. Beri lada, garam dan gula pasir. Kentalkan dengan larutan tepung kanji. Angkat dan tuang ke dalam wadah sapo. Sajikan selagi panas.

next chapter of my (beep) life

Friday, December 1st, 2006

Jadi apa alasannya

ya itu.. karena saya melihat kamu sebagai aset yang cukup baik, karena saya melihat posisi kamu yang sejajar dengan kakak-kakak saya… itu yang bikin saya berpikir tadi malam, kalo apa yg saya rasakan itu seharusnya tidak saya rasakan… seperti forbidden feelings lah…

Sejak kapan?

Sejak saya merasa anehnya menjalani 1 hari sementara kamu tidak ada…. tidak ada kontak sama sekali… tambah lagi malam sebelumnya kamu bercerita tentang rencana date kamu sama seseorang…

Lalu kenapa harus dihapus?

Karena saya gak mau migrain!!! Hahahaha

Lebih dari itu saya juga ga mau memelihara forbidden feelings ini lebih lama… Saya sudah pernah melihat seseorang yang merasakan hal yg sama dgn kamu… tapi lalu kamu merasakan reaksi kamu yg jadi terlalu membenci orang ini… Saya gak mau itu terjadi sama saya…

Singkatnya, saya masih mau kita bisa bicara lebih banyak lagi… seperti malam itu… ups salah… subuh itu… ketika kamu bicara tentang kehidupan kamu dan bagaimana cara kamu memandang semua itu… Saya tidak mau hal manis semacam itu hilang, hanya karena saya yg semakin tidak rasional… Karena terkadang ketika saya merasakan forbidden feelings itu.. saya sering tidak rasional…

…………